Alilanthoq Blog

BPH

Posted on: Mei 17, 2010

Pada postingan saya yang berjudul Kanker Prostat, dijelaskan bahwa BPH berbeda dengan Kanker Prostat, untuk lebih jelasnya silah dibaca lebih lanjut semoga bisa menambah pengetahuan kita.

PEMBESARAN KELENJAR PROSTAT

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) atau yang lebih kita kenal dengan pembesaran kelenjar prostat, merupakan penyakit yang cukup sering dialami para pria. Untuk lebih jelasnya, Apa itu BPH ? BPH bukanlah sebuah kanker. BPH adalah pembesaran kelenjar prostat. Separuh dari pria berusia 60 tahun ke atas akan mengalami pembesaran prostat. Seiring berjalannya waktu pria berusia 70 tahun dan 80 tahun akan mengalami gangguan saluran kemih. Lebih jauh tentang prostat ?! Prostat adalah sebuah kelenjar yang merupakan bagian dari sistem reproduksi pria. Mengelilingi uretra (saluran urin dari kandung kemih). Mengeluarkan semen yang membawa sperma. Saat orgasme otot-otot prostat akan berkontraksi dan mendorong terjadinya ejakulasi.

Apa penyebab BPH ?

BPH merupakan bagian dari proses penuaan, seperti tumbuhnya uban di rambut anda. Banyak teori yang memperkirakan sebab pembesaran prostat, seperti pengaruh hormonal dan lain sebagainya. BPH tidak dapat dicegah namun dapat diobati.

Apa saja gejalanya ?

  1. Sering kencing pada malam hari
  2. Tidak tuntas dalam kencing
  3. Aliran yang lemah/merembes Mengejan saat kencing
  4. Terasa sakit atau terbakar saat kencing Anyang-anyangan

Apa yang menyebabkan gejala tersebut timbul ?

Dengan membesarnya Prostat akan memberikan Tekanan pada uretra sehingga akan membatasi urin yang keluar

Apa akibatnya jika mengabaikan gejalanya ??

Mengabaikan berarti mengambil resiko rusaknya kandung kemih dan ginjal

Bagaimana Diagnosa BPH:

Pemeriksaan prostat : Colok dubur Pemeriksaan prostat USG Uroflowmetri

Kapan BPH harus ditangani?

Jika gejala sudah parah dan mempengaruhi kualitas hidup anda dan jika sering mengalami infeksi saluran kemih

Memilih terapi yang tepat!

Pertimbangkan resiko, keuntungan dan efektifitas terapi.

Pilihan terapi untuk pembesaran prostat:

  1. Observasi (2x/tahun, hindari cafein dan alkohol)
  2. Obat-obatan
  3. Terapi panas
  4. Bedah (invasive/laser)Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter anda untuk lebih lengkapnya.

(sumber: woX stiLL bLoGing)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Its Me

SELAMAT DATANG

Hai..sobat, blog ini aku jadikan flasdisc di diawang-awang, aku tulis apa yang ingin aku tulis, aku simpan apa yang ingin aku simpan, seputar anatomi dan fisiologi manusia, penyakit dan materi kuliah keperawatan Semoga bermanfaat...
Mei 2010
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

RSS Blog seorang dokter

  • Download Buku Putih PB IDI Menolak Program DLP April 29, 2017
    Puji syukur kehadirat Allah SWT , Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala Rahmat dan Hidayah-Nya , PB IDI melalui Tim
    dokterMade
  • Nasib Rakyat Ditangan Dokter April 28, 2017
    Diskusi Publik PB IDI pada tanggal 26 April 2017 dengan tema “DEFISIT DANA JKN” ANCAMAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN
    dokterMade
  • Gunakan Meditasi Untuk Redakan Gejala Penyakit Berikut April 25, 2017
    Meditasi yang kita kenal saat ini sejatinya sudah dipraktekkan oleh nenek moyang kita ribuan tahun yang lalu. Pada saat itu,
    dokterMade
  • Vena Jugularis April 23, 2017
    Vena jugularis terletak di leher yang berfungsi untuk mengalirkan darah dari kepala, otak, wajah dan leher menuju jantung. Vena jugularis
    dokterMade
  • [Video] Tips Sederhana Mengobati Sengatan Lebah April 22, 2017
    Pernah disengat lebah? Yang paling ditakuti dari sengatan lebah ini adalah munculnya reaksi alergi yang gejalanya bisa ringan sampai berat.
    dokterMade
%d blogger menyukai ini: